23.4 C
Indonesia
Kam, 5 Oktober 2023
close

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

23.4 C
Indonesia
Kamis, 5 Oktober 2023 | 0:30:04 WIB

Tumbuhkan Rasa Kasih Sayang Islami, Hj.Iin Nur Fatinah Bersama H.Imam Musanto dan MT.As-Sakinah Berbagi Bingkisan Kepada Yatim dan Dhuafa

Depok | detikNews – Bertempat di Majelis Taklim (MT) Assakinah, RT01/RW08, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Hj.Iin Nur Fatinah.A.Md anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi III FPKS bersama H.Imam Musanto.S.Pd.MM, anggota DPRD Kota Depok Komisi A FPKS menggelar acara berbagi kasih sayang di bulan suci Ramadhan 1443H kepada Yatim dan Dhuafa dengan memberikan ratusan bingkisan, sebagai bentuk rasa peduli antar sesama.

Dihadiri Ketua MT.Assakinah Siti Cholipah.SE, dan Ketua RW08, acara yang yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya tersebut, diprakarsai oleh MT Assakinah dan mereka lah motor dari kegiatan tahunan peduli yatim dan dhuafa diwilayah, yang selalu berjalan lancar dengan sambutan hangat dari warga sekitar.

Hj.Iin Nur Fatinah mengatakan, bahwa acara tersebut diadakan guna merealisasikan kepedulian sosial antar sesama, dan guna menumbuhkembangkan rasa semangat berbagi pada bulan nan suci.

“Islam adalah salah satu agama yang memiliki ciri khas cinta damai, penuh dengan kasih sayang, dan sejahtera, karena didalam Islam terdapat akidah dan aturan yang harus dijalankan oleh umatnya. Salah satu anjuran yang menunjukkan sikap damai adalah peduli terhadap golongan-golongan yang memang membutuhkan, seperti saling berbagi kepada fakir miskin, anak yatim piatu, hamba sahaya, dan lain-lainnya”, ucapnya, Jum’at 22/4/2022.

“Selain menjalankan perintah Allah SWT dan Rosulnya, memenuhi hak anak yatim dengan memberi santunan juga memiliki tujuan tertentu yang dapat meningkatkan keimanan setiap muslim”, sambungnya.

Srikandi PKS Kota Depok ini juga mengungkapkan, bahwa tujuan memberi santunan kepada anak yatim juga dapat memenuhi kebutuhan psikologisnya sebagai seorang anak, dengan memberikan dukungan moral, serta kasih sayang kepada mereka.

“Rasulullah ﷺ bersabda: Demi Allah yang telah mengutusku dengan haq. Allah tidak akan meng-azab pada hari kiamat orang yang mengasihi anak yatim, dan lemah lembut pada anak yatim dalam bicaranya, serta mengasihi orang itu pada kemalangan dan kesusahan yatim itu, dan ia tidak sombong terhadap tetangganya karena sebab kelebihan yang diberikan Allah padanya. (HR. Thabrani)’, ungkapnya.

“Menyantuni anak yatim pada dasarnya adalah sebuah akhlaq yang sangat mulia di mata Allah SWT dan juga sesama manusia. Dengan melaksanakan akhlaq baik ini, maka kita akan menjadi manusia yang jauh lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang lain. Semoga Allah SWT selalu memberikan kita kekuatan agar bisa tetap beribadah pada-Nya, serta selalu berada dalam bimbingan yang lurus untuk membawa kita pada kebahagiaan selama hidup didunia dan kelak di akhirat”, tutupnya.

Sementara itu H.Imam Musanto mengatakan, dalam upaya menumbuhkan nilai-nilai sosial kemasyarakatan yang sesuai dengan kaidah-kaidah Islam, kita perlu membiasakan diri untuk saling memberi, terutama kepada anak-anak Yatim untuk dapat memudahkan kita menuju syurganya Alloh Subhanahuwataala.

“Rasulullah ﷺ bersabda: ‘Aku dan orang yang memelihara anak yatim itu akan masuk surga seperti ini’. Nabi memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggang keduanya. (HR. Bukhari)”, ujar Bang Imun.

“Apabila seseorang selalu mengasihi sesama yang berada di muka bumi, maka niscaya juga akan dicintai oleh Alloh SWT sehingga urusan didunia serta akhiratnya  akan diperbaiki seperti yang telah dijanjikan oleh Allah SWT pada hamba-Nya yang selalu patuh pada perintah dan mengasihi sesama mereka”, tambahnya.

Kabid Pembinaan Umat DPD PKS Kota Depok juga mengungkapkan, jika seseorang selalu membantu dan mengasihi anak yatim, maka akan dilembutkan hatinya oleh Allah SWT.

“Seseorang yang mengasihi anak yatim akan menjadi figur orangtua untuk anak yatim tersebut. Kasih sayang yang dicurahkan kepada anak yatim akan dapat melembutkan hati, sebab kekerasan hati manusia hanya berasal dari akhlak yang buruk seperti kikir, dusta, dengki dan sebagainya”, ungkapnya.

“Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ?. Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi’,(HR. Al-Baniy, Shahi Al-Jami’, Abu Darda: 80)”, lanjutnya.

Ketua Perbakin Kota Depok ini menambahkan, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: ‘Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut menolong saudaranya’. (Hadits riwayat Imam Muslim dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu).

“Abu Abdillah As-Somali menulis, tingkatan termudah dari memenuhi hak saudaramu adalah membantunya dengan suka cita ketika ia meminta pertolonganmu dan kamu sanggup melakukannya. Adapun tingkatan di atasnya, yakni membantu saudaramu tanpa diminta, dan tingkatan yang paling atas adalah mendahulukan kebetuhan saudaramu di atas kebutuhanmu sendiri”, sambungnya.

“Sebagaimana kaum Anshar di Madinah mencapai tingkatan tertinggi yang tertuang dalam Al-qur’an, ‘Juga penduduk Madinah yang ikhlas beriman sebelum datangnya Muhajirin. Mereka cinta kepada orang yang hijrah ke kota mereka. Tak ada pamrih dalam hatinya dari yang mereka berikan. Mereka lebih mengutamakan Muhajirin dari dirinya sekalipun mereka juga membutuhkannya’.(Al-Quran surat Al-Hasyr ayat 9)”, pungkasnya.(Arifin)

Baca detikNews.co.id di Google Newsspot_img
Facebook Comment

Berita Terpopuler

Berita terbaru